BEM-REMA STKIP Taman Siswa Bima Gelar Lomba Microteaching, Asah Kompetensi Calon Pendidik Masa Depan

Bima, 17 April 2026 - Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Mahasiswa (BEM-REMA) STKIP Taman Siswa Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas mahasiswa calon pendidik melalui penyelenggaraan lomba microteaching. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan dasar mengajar sekaligus menguji kesiapan mereka dalam menghadapi dunia pendidikan yang sesungguhnya.

Lomba microteaching ini akan diikuti oleh mahasiswa/i dari berbagai program studi yang berada di lingkup STKIP Taman Siswa Bima. Para peserta ditantang untuk menampilkan kemampuan mengajar dalam waktu terbatas dengan memperhatikan aspek perencanaan pembelajaran, penyampaian materi, penguasaan kelas, serta penggunaan metode dan media yang inovatif. Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari dosen dan praktisi pendidikan.

Ketua BEM-REMA, Andri Setiawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar organisasi dalam membangun kualitas intelektual dan profesionalisme mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya menguasai teori, tetapi juga harus mampu mengimplementasikan ilmu secara konkret di ruang kelas.

“Microteaching ini bukan sekadar lomba, tetapi ruang latihan yang serius untuk membentuk calon pendidik yang siap menghadapi realitas pendidikan. Kita ingin melahirkan guru yang tidak hanya cerdas, tetapi juga adaptif dan progresif,” tegasnya.

Apresiasi juga datang dari Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Assoc. Prof. Dr. Ibnu Khaldun, M.Si, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Bidang Kemahasiswaan, Firdaus, M.Ed. Dalam sambutannya, pihak kampus menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa tersebut.

Ia menekankan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis dalam mencetak lulusan yang tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan pedagogik yang matang.

“Kampus sangat mengapresiasi inisiatif BEM-REMA. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara mahasiswa dan institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan berkembang,” ujarnya.

Lomba microteaching ini akan dilaksanakan pada tanggal 17 hingga 19 April. Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mendorong penguatan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam mengasah keterampilan dasar mengajar sebagai calon pendidik profesional.

Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan pedagogik, meningkatkan kepercayaan diri, serta menguji kesiapan mereka dalam menghadapi praktik pembelajaran di kelas. Dengan semangat peningkatan kualitas dan profesionalisme, lomba ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mencetak calon guru yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing. (Tim) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama